Suatu Siang di Pelataran Grand Tjokro



Suatu Siang Di Pelataran  Grand Tjokro
Oleh Erlina Indrawathie

Ditengah padatnya jadwal kegiatan Ujian Nasional SMP hari ini, iseng-iseng saya buka album lama. Tak sengaja, mata saya tertuju cantik pada sehelai gambar unik. Seketika ingatan melayang pada pada moment yang pernah tercipta di balik gambar yang menawan hati.

Hari itu, Jumat, 29 Juli 2016, dua hari sebelum berakhirnya kegiatan pembekalan instruktur nasional guru pembelajar region 3 Jakarta. Para guru keren seantero negeri berkumpul disini. Selama sepuluh hari mereka di gembleng, di tempa, di  beri asupan ilmu tambahan sebagai modal berbagi pada guru- guru pendidik tunas bangsa berakhlak mulia. Menjelang tengah hari, para Grand Tjokro idol, begitu mereka lebih suka disapa, hehehe, mendapatkan waktu luang kira-kira tiga jam untuk rehat, melemaskan otak setelah hari- hari sebelumnya bejibaku dengan berbagai macam modul yang judulnya saja sudah bikin kepala goyang karawang. Para bapak idol memanfaatkan waktu itu untuk melaksanakan ibadah sholat jumat berjamaah yang dilaksanakan di masjid terdekat.

Sementara para emak kecenya langsung cabut menyalurkan hasrat tertahan. Mendengar pengumuman panitia penyelenggara tentang rentang waktu rehat yang lumayan panjang, (maklum biasanya waktu istirahat paling lama hanya satu jam itu pun termasuk waktu makan siang dan solat dhuhur), naluri emak-emak langsung menari-nari cantik. Satu tempat istimewa seketika mampir  kedalam benak mereka. Tanah Abang. Ya, pusat perbelanjaan paling populer di ibukota itu sontak menjadi pilihan utama para emak idol ini.

Begitu kelas siang itu ditutup para emak ini langsung pencet lift menuju lantai bawah. Lima menit berkumpul di lobby mereka langsung menelpon layanan taksi online. Gambar ilustrasi menunjukkan lima orang emak kece jebolan grand tjokro idol sedang melipir didepan  pos satpam pelataran hotel keren itu, menunggu mobil jemputan yang akan membawa mereka melepaskan dahaga pada sesaknya aroma Tanah Abang yang melegenda itu.

Waktu tiga jam ternyata belum cukup untuk melepaskan dahaga para emak idol untuk bershopping ria. Tapi karena jadwal kelas berikutnya tidak bisa di undur, ya terpaksa mereka harus merelakan keinginan lebihnya sebagai kenangan saja.

Jam dua teng siang hari ibu narasumber keren dari maluku sana sudah akan berada dikelas. Berpacu dengan waktu, jadilah geng idol keren ini merasakan indahnya naik bajaj yang ngebutnya super duper keren  ditengah deretan kemacetan ibu kota.

Lewat sepuluh menit dari waktu yang ditentukan, mereka sampai dikelas dengan selamat. Sementara nasib keranjang belanjaan yang menggunung teronggok cantik di sudut kelas ditingkahi senyum disudut bibir narasumber keren nan baik hati sejagat raya.

Komentar

  1. Hahahaha... Aku gak ikutan ke tanah Abang. Tapi kangen sama kenangan di Grand Tjokro ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaahhh... kangmas Tjokro yang satu ini emang ngangenin banget lho say....hihihi

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Cara Saya Hindari Baper di Medsos

Pantai Hili, Si Cantik Dari Kaur. Pesona Bengkulu, Indonesia